Dosen,  Kuliah,  Psikologi

Rekomendasi Kampus untuk Kuliah Jurusan Psikologi

Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari perilaku dan proses mental yang ada pada manusia. Karena ilmu tersebut sangat aplikatif dan sangat berkaitan dengan kehidupan kita sehari-hari, jurusan Psikologi saat ini menjadi jurusan yang cukup favorit. Lulusan Psikologi dapat bekerja di berbagai sektor, selama masih ada manusia, maka lulusan Psikologi pasti dibutuhkan. Di bidang industri, lulusan Psikologi biasanya ditempatkan di bidang SDM atau HRD. Lulusan Psikologi yang sudah memperoleh gelar Psikolog juga dapat membuka praktik layanan Psikologi sendiri, atau bekerja sebagai Psikolog di rumah sakit atau sekolah. Lulusan Psikologi juga sering menjadi pembicara pada bidang-bidang yang popular seperti parenting, motivasi, kecemasan, atau masalah-masalah individu-sosial. Kalaupun mau membuka usaha sendiri, ilmu Psikologi yang diperoleh dari perkuliahan juga dapat diaplikasikan dalam hal pemasaran misalnya. Karena fleksibilitas dan luasnya bidang kerja lulusan Psikologi, saat ini hampir semua universitas memiliki jurusan Psikologi.


Berikut ini akan saya berikan hal-hal apa saja yang harus kalian pertimbangkan untuk memilih kampus, dan kampus mana saja yang masuk kriteria tersebut.

Akreditasi A

Akreditasi A ini penting sekali karena ini artinya oleh kampus tersebut sudah diakui oleh Badan Akreditasi Nasional sebagai kampus yang unggul, baik dari sisi pengajarannya, kegiatan kemahasiswaanya, output penelitiannya, maupun fasilitasnya. Akreditasi A ini juga berguna ketika nanti lulusannya hendak mendaftar kerja atau beasiswa. Misalnya, ketika daftar CPNS, pendaftar diharuskan melampirkan sertifikat akreditasi universitas dan program studi. Saat ini ada 23 kampus yang memiliki jurusan Psikologi dengan akreditasi A, yang SK nya masih berlaku. Dari 23 universitas tersebut 7 berasal dari kampus negeri, sedangkan 16 sisanya dari kampus swasta. Dari 23 kampus tersebut seluruhnya juga memiliki akreditasi institusi A. Data ini diperoleh dari website BAN-PT per 15 Mei 2020, silakan cek sendiri di sini.

Biaya Kuliah

Tidak dapat dipungkiri, biaya kuliah juga harus menjadi pertimbangan untuk memilih kampus tujuan. Jika kalian adalah orang mampu dan tidak masalah dengan biaya kuliah, pertimbangan ini bisa diabaikan. Tapi jika kalian adalah orang dengan keterbatasan biaya, maka pertimbangan ini perlu. Dari sekian kampus yang memiliki prodi Psikologi dengan akreditasi A, tujuh kampus negeri itu tentu menjadi prioritas. Biaya kuliah di kampus negeri biasanya dengan sistem UKT (Uang Kuliah Tunggal), artinya per semester bayarnya segitu terus, tidak tergantung jumlah SKS yang diambil dan tidak ada biaya tambahan. UKT ditentukan bervariasi tergantung dari penghasilan orang tua. Sebagai gambaran, di UGM UKT berkisar antara Rp. 500.000 – Rp. 12.000.000. Jika penghasilan kedua orang tua antara 5-10 juta, maka akan kena UKT 5 yang besarnya 7 juta per semester. Untuk contoh kasus UGM bisa dilihat di sini.

Di kampus swasta biaya kuliah sangat bervariasi, dan biasanya dipukul rata untuk semua mahasiswa, tanpa memangdang penghasilan orang tua. Untuk melihat berapa biaya pastinya kalian harus cek ke website masing-masing universitas. Sebagai gambaran biaya kuliah di kampus swasta, di Binus Jakarta, biaya kuliah sebesar 17 juta/semester (lihat detail di sini). Di Ubaya Surabaya, biaya kuliah sebesar 18 juta/semester (lihat detail di sini). Di UII Yogyakarta, biaya kuliahnya sebesar 18 juta/semester (lihat detail disini). Di UMS Solo, biaya kuliah sebesar 6 juta/semester (lihat detail di sini). Di UMM Malang, biaya kuliah sebesar 5,3 juta/semester (lihat detail di sini). Itu hanyalah hitungan kasar untuk jurusan Psikologi, karena biaya sesungguhnya tergantung juga dari SKS yang diambil. Selain itu, masih ada biaya tambahan di luar itu, misal untuk sumbangan gedung, KKN, Skripsi, dll. Jadi untuk lebih detailnya, cek website masing-masing kampus.   
 

Kota dan biaya hidup

Kota dan biaya hidup juga patut menjadi pertimbangan dalam memilih kampus. Jika kalian adalah orang yang suka gaya hidup hedonis, tentu kampus-kampus di kota seperti Jakarta, Surabaya, atau Bandung menjadi pilihan yang tepat. Banyak mall, kafe, dan tempat-tempat wisata modern di kota tersebut. Di kota ini kalian juga akan beradaptasi dengan suasana kota besar, yang memiliki banyak jaringan ke perusahaan. Namun tentu saja, biaya hidup di kota tersebut juga mahal. Namun jika kalian lebih suka ketenangan atau wisata alam, kota Jogja dan Malang sangat saya rekomendasikan. Dua kota ini memiliki destinasi wisata alam yang indah dan biaya hidupnya jauh lebih murah dibanding kota-kota besar. Jogja dan Malang juga terkenal sebagai kota pelajar, jadi tempat nongkrong mahasiswa yang menyediakan wi-fi gratis sudah menjamur di dua kota ini. Di Jogja ada UGM, UII, USD, dan UAD yang memiliki jurusan Psikologi dengan akreditasi A. Sementara di Malang ada UMM yang memiliki Psikologi dengan akreditasi A.

Prestasi dan Reputasi

Jika pertimbangannya prestasi dan reputasi, tentu kampus-kampus negeri akan menjadi prioritas. Di Indonesia sterotype bahwa kampus negeri lebih baik daripada kampus swasta masih sangat kental. Jadi lulusan kampus negeri akan dianggap lebih kompeten dan mudah mencari kerja atau beasiswa nantinya. Namun hal ini bisa jadi kurang sepenuhnya tepat, lulusan kampus negeri unggul karena memang inputnya juga unggul. Lulusan kampus negeri mudah mencari kerja karena memang alumni kampus tersebut sudah menjadi pimpinan di berbagai perusahaan, dan kecenderungannya para pimpinan ini akan merekrut karyawan yang sealmamater. Jadi saya setuju kalau lulusan kampus negeri akan mendapat beberapa kemudahan nantinya setelah lulus, tapi kalau mengatakan kampus negeri lebih baik, coba pikirkan lagi.

Di sisi lain, 16 kampus swasta yang akreditasinya A tersebut juga sudah pasti memiliki perstasi, reputasi, dan fasilitas yang baik. Tapi semuanya memiliki kekhasan masing-masing. Misalnya. Psikologi di Binus banyak berfokus pada Psikologi Intervensi dan Kerekayasaan, terutama dalam dunia usaha atau industri. Sementara Psikologi UMM, UII, UMS, dan UAD fokus pada pengembangan Psikologi yang berlandas nilai-nilai Islam. Jadi kalian setidaknya perlu menyesuaikan minat kalian dan kepo ke website fakultasnya.

 Jadi itu tadi pertimbangan untuk memilih kampus dengan jurusan Psikologi. Jadi kalau kalian tertarik untuk kuliah di jurusan Psikologi, 23 kampus dengan akreditasi A tadi bisa jadi tempat terbaik. Kalau kalian fanatik dengan kampus negeri, 7 kampus negeri di atas bisa jadi tempat yang baik. Tapi kalau kalian tidak terlalu fanatik dengan kampus negeri, ada 16 kampus swasta yang jadi alternatif. Setelah pertimbangan kualitas, tentu biaya kuliah dan kota tempat kuliah menjadi pertimbangan yang harus kalian pikirkan. Jika memang kondisi ekonomi terbatas namun menginginkan tempat kuliah yang bagus, kampus-kampus swasta di kota Jogja atau Malang jadi pilihan yang tepat.


Paragraf berikut ini mengandung iklan ya. Dari semua pertimbangan di atas, jurusan Psikologi di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi tempat yang saya rekomendasikan. Pertama, akreditasinya sudah A sejak dua periode sebelumnya, jadi sudah lama reputasinya baik. Kedua, biaya studinya relatif lebih murah dibanding kampus lain dengan reputasi dan peringkat yang setara. Ketiga, lokasinya di kota Malang, kota yang sejuk, memiliki destinasi wisata, dan biaya hidupnya murah. Keempat, fokus pada Psikologi terapan, sehingga mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tapi lebih banyak mengaplikasikan ilmunya di lapangan selama kuliah. Ini berguna banget untuk adaptasi ketika nanti sudah lulus dan mau bekerja. Kalau mau kepo tentang Fakultas Psikologi UMM, bisa meluncur ke website Fakultas Psikologi UMM di sini ya. Atau kalau mau melihat review mengenai Universitas Muhammadiyah Malang, silakan klik di sini
Follow me in social media:

Pensiunan guru SD yang promosi menjadi dosen Psikologi di Universitas Muhammadiyah Malang. Sekarang balik lagi jadi mahasiswa di Benua Biru

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *