Uncategorized

Skala Academic Coping Strategy

Skala stategi coping merupakan skala yang digunakan untuk mengukur strategi coping yang digunakan mahasiswa dalam menghadapi persoalan akademik. Strategi coping yang diukur dalam skala ini meliputi tiga jenis, yakni Approach, Avoidance, dan Social support. Skala ini dikembangkan oleh Akhtar dan Helmi (2017) dengan merujuk pada teori coping akademik dari Sullivan (2010).

Properti Psikometris skala

Reliabilitas diestimasi dengan Alpha Cronbach. Nilai Alpha pada dimensi Approach sebesar 0,808; dimensi Avoidance sebesar 0,818; dan dimensi social support sebesar 0,868. Korelasi item-total pada dimensi Approach berkisar antara 0,369 – 0,639; dimensi Avoidance berkisar antara 0,300 – 0,621; dan dimensi social support berkisar antara 0,449 – 0,756. Uji validitas isi dengan Aiken’s V menunjukkan indeks V tiap butir berkisar antara ,73 – 0,99. Uji validitas konstrak dengan Analisis Faktor Eksploratori menunjukkan pesebaran item yang terdistribusi sesuai dengan dimensi, dan setiap item memiliki loading factor > 0,40. Hasil uji validitas konstrak dengan analisis faktor konfirmatori menunjukkan nilai RMSEA=0,076; GFI=0,920; dan CFI=0.923.

Referensi

Akhtar, H., & Helmi, A.F. (2017). Penyusunan dan Identifikasi Properti Psikometris Skala Strategi Koping Akademik pada Mahasiswa. Humanitas. 14 (2), 164-175.
doi:http://dx.doi.org/10.26555/humanitas.v14i2.6841

Sullivan, J. R. (2010). Preliminary Psychometric Data for the Academic Coping Strategies Scale. Assessment for Effective Intervention, 35(2), 114–127

Petujuk Pengisian

Coba ingat-ingat kembali, situasi dimana saat itu anda mendapatkan banyak tugas akademik dalam satu waktu, sementara batas waktu pengumpulan terbatas. Pada situasi tersebut, apa yang biasanya anda lakukan?

1.Mencari tahu bagaimana menyelesaikan tugas dari berbagai referensi
2.Menyalahkan diri sendiri karena menunda-nunda pekerjaan
3.Bertanya tentang strategi untuk menyelesaikan tugas kepada teman
4.Mencari alternatif cara untuk menyelesaikan tugas
5.Menyesalkan ketidakmampuan saya mengerjakan tugas yang diberikan
6.Belajar bersama teman
7.Memanfaatkan waktu luang untuk mengerjakan tugas
8.Membenci diri sendiri karena tidak tahu harus berbuat apa
9.Berbagi cerita tentang permasalahan yang sedang dihadapi kepada teman
10.Segera mengerjakan begitu ada tugas baru
11.Tidur lebih banyak untuk melupakan tugas yang ada
12.Meminta dukungan moral kepada teman
13.Berpikir positif bahwa tugas pasti bisa diselesaikan
14.Menyenangkan diri dengan menonton film
15.Menumpahkan segala kekesalan akan masalah kepada teman
16.Menenangkan hati dan pikiran
17.Menunda mengerjakan tugas hingga mendekati deadline
18.Berbagi cerita tentang permasalahan yang sedang dihadapi kepada orang tua
19.Fokus pada tugas yang harus diselesaikan
20.Berusaha melupakan tugas yang ada
21.Meminta dukungan moral kepada orang tua
22.Minum vitamin dan makan makanan bergizi agar tetap fit
23.Berharap tugas akan selesai dengan sendirinya
24.Meminta tolong kepada orang yang pernah mengalami permasalahan serupa
25.Menganalisis alternatif solusi sebelum melakukan sesuatu
26.Membolos dari kelas
27.Meminta nasehat kepada orang yang lebih berpengalaman
28.Mempersiapkan diri jika tugas datang lagi
29.Tidak berbicara ke siapapun terkait masalah yang sedang dihadapi
30.Bertanya kepada orang yang lebih berpengalaman tentang bagaimana menyelesaikan tugas

Follow me in social media:

Pensiunan guru SD yang promosi menjadi dosen Psikologi di Universitas Muhammadiyah Malang. Sekarang balik lagi jadi mahasiswa di Benua Biru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *